Saturday, October 27, 2012

Review: Compiere(revisi)

COMPIERE
Nama : Muhammad Fajar Mulia
Kelas/NPM : 4KA12/12109093
Konsep Sistem Informasi Lanjut.


Apa itu Compiere?


Pada penejelasan ini, saya akan menjelaskan apa itu Compiere? Compiere merupakan sebuah business platform yang extensible. Dengan teknologi Model Driven Architecture memungkinkan Compiere dikembangkan menjadi ERP(Enterprice Resource Planing) dan CRM (Customer Relationship Management) sesuai dengan kebutuhan perusahaan, atau solusi pada desktop apapun dengan cepat dan mudah.Compiere datang dengan lisensi GPL (mulai versi 2.60) yang artinya Open Source (bebas lisensi)
Compiere sangat memungkinkan dan mudah untuk di Impelementasikan di perusahaan terutama perusahaan Distribusi yang memiliki bidang-bidang seperti Pemasaran, Bidang Layanan, Produksi, Pengendalian Inventori,Pengadaan Barang, Distribusi ,Pengelolaan Sumber Daya (SDM),Keuangan dan Akuntansi.
Compiere penyedia terkemuka di dunia open source dan awan berbasis solusi bisnis ERP.dan CRM Didirikan pada tahun 1999. Sampai dengan awal tahun 2008 sudah lebih dari 1.300.000 kali di download dari website http://www.sourceforge.net, Compiere yang di bangun dengan menggunakan Java J2EE dapat di jalankan di berbagai platform seperti Windows, Linux, Unix, dll.
Compiere dilengkapi dengan beberapa fitur, semisal Inventory Management, Purchasing, Sales Order, Account Payable, Account Receivable dan General Ledger sebagai pondasinya. Didukung dengan kemampuan multi currency, multi company dan multi language, Compiere sangat cocok bagi perusahaan-perusahaan berbentuk group of companies, yang lazim di Indonesia.
Kemampuan Compiere yang memungkinkan untuk dibongkar-pasang, serta di customization atau malah dimiliki, terutama membundle untuk solusi franchise, membuat Compiere mungkin satu-satunya ERP yang memposisikan dipasar ini. Maklum, ERP lainnya terutama yang kelas dunia, bangga dengan solusi bisnis processnya yang kelas dunia, sehingga perusahaan harus mengadopsinya, tidak ada kompromi tentu saja. Kalaupun bias dikustomisasi, sangat mahal investasinya, dan terkadang menggunakan teknologi tertutup.
Compiere yang dikembangkan menggunakan teknologi Java, dan mengusung arsitektur MDA (Model Driven Archivecture), membuat secara Software Engineering, Compiere merupakan teknologi yang maju sekali, karena memungkinkan pengembangan aplikasi diatas Compiere, tanpa perlu programmer Java. Ini juga positioning yang baru bagi pasar aplikasi integrasi, jadi kalau ingin buat aplikasi bisnis cepat, pakailah Compiere, tidak ada satu hari untuk membuat sebuah form PO dengan reportnya.

Terdapat 3 versi Compiere, yang terdiri dari:
1.Community Edition
2.Standard Edition
3.Profesional Edition  


 Di versi 3.0 ini, ada beberapa perubahan dan perbaikan perbaikan, yaitu :
1. Instalasi jauh lebih mudah
2. Modul RMA
3. Tambahan template Financial Report
4. Perbaikan performa / kecepatan
5. Perbaikan security
6. Dan lain lain (termasuk perubahan warna, icon, themes)



Terdapat beberapa kekurangan pada Community edition (yang masiuh free),yaitu:
1. Tidak tersedia lagi WebUI (demikian juga dengan Standard edition)
2. Tidak tersedianya PDF exporter (hanya ada versi demo, padahal ini penting sekali)
3. Selain database EnterpriseDB, hanya bisa pakai Oracle XE (tidak bisa pakai oracle standard or Profesional)
4. Jadi jelas sekali kalau kita hanya menggunakan Community Edition, akan mengalami banyak keterbatasan.
1) Aspek Teknologi Compiere
•Arsitektur teknologi Compiere terdiri dari 3 layer:
–Server database
Menggunakan database Oracle versi 9, sehingga secara legal tetap harus membayar lisensi Oracle walaupun Compiere sendiri diperoleh gratis. Saat initim pengembang Compiere sedang menuju database independenceAspek Teknologi Compiere(2)
•Application server
Teknologi yang digunakan adalah Jboss yang bersifatopen source dan gratis. Jboss merupakan applicationserver terkemuka untuk mendukung platform Java Enterprise (J2EE)
•Client
Disisi klien terdapat 2 pilihan, Yaitu :
-Java client yang menggunakan antar muka Windows dan
-HTML client yang menggunakan browser.



Compiere mempunyai arti untuk melengkapi,menyelesaikan,mengerjakan (dalam bahasa italia) adalah solusi bisnis ERP dan CRM yang bersifat open source untuk perusahaan menengah dan kecil (SME) dalam bidang distribusi,ritel,pelayanan dan manufacturing.
Solusi compiere merupakan salah satu aplikasi bisnis yang siap dipakai dilingkungan linux,compiere dapat diperoleh di www.compiere.com secara gratis.
Proses INSTALASI Compiere
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
  1. Menginstall database
  2. Menginstall JDK
  3. Mengunduh dan mengekstrak Compiere
  4. Persiapan Instalasi Server
  5. Pengaturan Database (import dan setup database Oracle untuk compiere)
  6. Memulai server
  7. Mensetup klien
  8. Memulai klien (nama dan password)
KELEBIHAN COMPIERE
  • Implementasi ERP yang cepat dan fleksibel
  • Perangkat lunak ERP open source komersil
  • Arsitektur Model-Driven yang memudahkan pengontrolan
  • Aplikasi ERP yang dirancang untuk Ekonomi Global.
KELEMAHAN COMPIERE
Untuk community edition (yang masih free) ada beberapa kekurangan:
  • Tidak tersedia lagi WebUI  (demikian juga dengan Standard edition)
  • Tidak tersedianya PDF exporter (hanya da versi demo,padahal ini penting sekali)
  • Selain database EnterpriseDB,hanya bisa pakai oracle XE (Tidak bisa pakai oracle standard atau Profesional)
   
Ini adalah Compiere software multiform, yaitu  menjalankan di semua sistem operasi seperti windows dan linux. Pada Software ini menggunakan bahasa pemrograman java dan databasenya menggunakan oracle. sebelum saya melanjutkan penjelasaanya, saya  mau memperlihatkan tampilan login dan tampilan awal compiere pada komputer saya tapi OS yang saya gunakan windows XP, Jika compiere ini sudah terinstall dan digunakan.

Pada compiere, terdapat client dan business partner adalah bagian hal yang terpenting, sebab client merupakan peranan penting untuk kirim data,  tugas pada client yaitu mengirimkan data ke organisasi. Pada Busines partner sama halnya dengan client yaitu berperan penting akan tetapi beda tugasnya busines partner  terdapat informasi dengan siapa kita melakukan transaksi atau relasi bisnisnya. Pada bagian client dan business yaitu dapat memasukan data atau melihat siapa karyawan, pelanggan, vendor, lokasi sampai cara pembayaran atau yang dikenal dengan transaksi.
           


Penjelasan pada gambar diatas  adalah compiere mempunyai menu tools yang bisa gunakan sesuai kebutuhan pengguna yang akan menggunakan aplikasi tersebut seperti bagian Order Management, Procurement, Material Management, Project Management, Return, Costing, Invoice Management, dll. Di Menu- menu ini menghubungkan satu dengan lainnya,dan data- data yang telah tersimpan dapat membentuk relasi dari setiap bagian menu. 





Penjelasan pada gambar diatas adalah Business Partner yang didalamnya terdapat 9 bagian yang masing masing penjelasannya adalah 
b-   Business Partner yaitu menjelaskan pada bagian tersebut tentang enity dengan siapa transaksi dilakukan, sehingga dapat memasukan data di sini.


2.      pada Customer akan menampilkan data transaksi pelanggan, dan disisi lain mengisi data tambahan pelanggan , apabila menceklist check box pada tab customer
3.      dibagian Vendor  yakni akan menampilkan siapa vendor dari perusahaan yang terhubung. Sama halnya dengan customer dengan melakukan cekslist pada check boxnya di centang selanjutnya dapat melakukan pengisian data tambahannya
4.      Employee Pada tab ini menampilkan siapa pegawai dalam perusahaan ini Sama dengan customer dan vendor jika check boxnya di centang maka kita bisa mengisi data tambahannya
5.      Pada tab Bank Account yaitu berfungsi menampilkan sebuah informasi perbankan untuk rekanbisnis pada perusahaan tersebut. Data ini akan digunakan untuk pemrosesan pembayaran dan pengiriman uang yang akan dilakukan
6.      Location berguna untuk  menampilkan data alamat rekan bisnis atau partner, dan dapat menyimpan data alamat lebih dari satu alamat.
7.      Contact (user) atau bisa juga disebut dengan nama pengguna di bagian tab ini yaitu menjelaskan data pribadi para pelanggan. username pelanggan dibuat unik sehingga tidak ada data pelanggan yang terduplikasi atau penyamaan data pelanggan. Singkatnya ini  unique user, dan data ini bisa berupa pengguna internal atau rekan bisnis
8.      BP Access menjelaskan akses dari pengguna atau kontak untuk informasi Mitra Usaha dan sumber daya apabila pada tingkat Pengguna, Kendali BP Access tidak dipilih, selanjutnya pengguna yang menggunakan aplikasi ini perlu memberikan akses secara eksplisit di sini.
9.      Interest Area menjelaskan yg berfungsi untuk marketing


Rreferensi :  http://lulu.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/12456/COMPIERE.pdf


Friday, October 19, 2012

Layanan Telematika & Teknologi Terkait

Layanan Telematika
(Telematic Services)

Kata TELEMATIKA berasal dari istilah dalam bahasa perancis (TELEMATIQUE) yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS) sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and communication. Istilah telematics juga dikenal sebagai (The New Hybrids Technology) yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah (konvergensi). Semula media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

 1. Layanan Telematika dibidang Informasi
Penggunaan teknologi telematika dan aliran informasi harus selalu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat
Contoh : Wartel dan Warnet memainkan peranan penting dalam masyarakat. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk Balai-balai Informasi. Untuk melayani lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat.

 2. Layanan Telematika dibidang Keamanan
Layanan ini menyediakan fasilitas untuk memantau dan memberikan informasi bila ada sesuatu yang berjalan tidak seharusnya. Layanan ini dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan. Seperti contohnya dengan menggunakan Firewall dan juga anti virus yang ada.


3. Layanan Context Aware dan Event-Based
Di dalam ilmu komputer menyatakan bahwa perangkat komputer memiliki kepekaan dan dapat bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalam perangkat. Gagasan inilah yang diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994 dengan istilah context-awareness. Context-awareness adalah kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Sebagai Contoh : ketika seorang user sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak seluruh panggilan telepon yang tidak penting. Dan untuk saat ini, konteks location awareness dan activity recognition yang merupakan bagian dari context-awareness menjadi pembahasan utama di bidang penelitian ilmu komputer.
Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:
a. The acquisition of context
Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut.
b. The abstraction and understanding of context
Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.
c. Application behaviour based on the recognized context
Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.

4. Layanan Perbaikan Sumber
Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya.
Konsep pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan optimal.
Kebutuhan akan SDM dapat dilihat dari bidang ekonomi dan bidang politik, yaitu :
Dilihat dari bidang ekonomi
Pengembangan telematika ditujukan untuk peningkatan kapasitas ekonomi, berupa peningkatan kapasitas industry produk barang dan jasa.
Dilihat dari bidang politik
Bagaimana telematika memberikan kontribusi pada pelayanan public sehingga menghasilkan dukungan politik.
Dari kedua bidang tersebut diatas kebutuhan terhadap telematika akan dilihat dari dua aspek, yaitu :
1. Pengembangan peningkatan kapasitas industry.
2. Pengembangan layanan publik.
Sasaran utama dalam upaya pengembangan SDM telematika yaitu sebagai berikut :
a. Peningkatan kinerja layanan public yang memberikan akses yang luas terhadap peningkatan kecerdasan masyarakat, pengembangan demokrasi dan transparasi sebagai katalisator pembangunan.
b. Literasi masyarakat di bidang teknologi telematika yang terutama ditujukan kepada old generator dan today generation sebagai peningkatan, dikemukakan oleh Tapscott.
Contoh penggunaan layanan telematika untuk perbaikan sumber adalah dengan pengadaan e-book yang dapat membantu masyarakat menambah ilmu, dengan cara membaca melalui situs-situs ilmu yang terdapat pada fasilitas internet.


Teknologi Yang Terkait Antar Muka Telematika

Antarmuka pemakai (User Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka pemakai (User Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi.
User interface, berfungsi untuk menginputkan pengetahuan baru ke dalam basis pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan panduan pemakaian sistem secara menyeluruh step by step sehingga user mengerti apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem. Yang terpenting dalam membangun user interface adalah kemudahan dalam memakai/ menjalankan sistem, interaktif, komunikatif, sedangkan kesulitan dalam mengembangkan/ membangun suatu program jangan terlalu diperlihatkan.

Pengertian antarmuka (interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna. Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) dan Graphical User Interface(GUI).

- Command Line Interface (CLI)
CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.
Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.

- Graphical User Interface (GUI)
GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas dalam konsep WIMP ( window, icon, menu, pointing device).
Terdapat 6 macam fitur yang terdapat pada antarmuka pengguna telematika. Fitur-fitur itu antara lain:

1. Head Up Display System
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.
2. Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.
3. Computer Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.
4. Browsing Audio Data
Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera. Jaringan video / audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut :
Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP
Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi
Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi
compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video / audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video / audio data melalui Internet.
5. Speech Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.
6. Speech Synthesis
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.

 

 Referensi : Layanan Telematika 
 Referensi :
a. http://resty-pumpfh.blogspot.com/2009/12/layanan-telematika.html
b. http://ichainhere.blogspot.com/2011/10/layanan-telematika_09.html
c. http://galuhkurniawan.blogspot.com/2011/10/layanan-perbaikan-sumber-telematika.html
d. Buku kamus komputer & informasi

Referensi: Teknologi yang terkait
 
- http://en.wikipedia.org/
- http://zainuliman.blogspot.com/2009/11/fitur-pada-antarmuka-telematika.html

 

Thursday, October 18, 2012

Tugas: Pabrik Biskuit Kaleng



Nama : Muhammad Fajar Mulia
Kelas/NPM : 4KA12/12109093
Konsep Sistem Informasi Lanjut!

Diskusi
- Untuk produk biskuit kaleng yang dipasarkan di pasar lokal dan
juga ke beberapa negara tetangga, perusahaan apa sajakah
yang terlibat sehingga anda bisa membeli produk tersebut di
sebuah supermarket?
- Gambarkan supply chain dari produk ini.
























 Dalam proses pembuatan produk biskuit kaleng yang ada di pasar lokal dan juga beberapa negara tetangga memerlukan rantai SCM agar produk tersebut sampai kepada konsumen.
SCM (Supply Chain Management) adalah manajemen terhadap aliran antar dan diantara tahapan supply chain untuk memaksimalkan profitabilitas keseluruhan supply chain. Sebuah produk melewati proses yang panjang sebelum sampai ke tangan konsumen.
Pada Supply Chain Management Pabrik Biskuit ini, ada beberapa pihak yang terlibat diantaranya ;
  • Konsumen
  • Pabrik Pengolahan Biskuit
  • Pemasok

Gambar di atas merupakan gambar SCM dari proses pembuatan biskuit kaleng. Adapun penjelasan dari tahapan proses tersebut adalah sebagai berikut :
  • Dimulai dari pabrik kaleng biskuit yang bahan dasarnya terbuat dari timah, besi dan bahan-bahan lainnya yang nantinya kaleng tersebut akan digunakan sebagai wadah atau tempat biskuit.
  • Untuk membuat biskuitnya sendiri memerlukan bahan dasar atau bahan baku yang terdiri dari tepung terigu, gula, lemak nabati, susu bubuk, mentega, madu, telur, garam, coklat, selai, dan soda kue masing-masing bahan baku tersebut disupply dari pabrik.
  • Dari pabrik kaleng biskuit dan pabrik bahan baku kemudian dikirim ke pabrik biskuit kaleng.
  • Di pabrik biskuit barulah bahan baku tersebut diproses, setelah pembuatan biskuit selesai kemudian biskuit dilakukan pengujian makanan untuk menunjukan bahwa biskuit tersebut layak dikonsumsi atau tidak.
  • Setelah layak untuk dikonsumsi, kemudian biskuit tersebut dikirim ke distributor.
  • Dari distributor, biskuit akan dikirim ke supermarket.
  • Dan sampailah kepada para konsumen.



Where do you source your materials?
• Where do you process or convert them?
• What channels of distribution do you use?
• How do you build a strong relationship with your suppliers and
customers?
• How do you get direct information from your end-consumers?
• What logistics structure should you impose?
• How do you coordinate your information flows and systems
globally?


Answer

Pengembangan Produksi
Sangat penting terutama bagi industri inovatif seperti industri garmen, komputer, elektronik, packaging, dsb. Hal ini dikarenakan product life cycle-nya pendek.
Menghasilkan sebuah rancangan produk bisa memakan waktu dan biaya yang sangat besar, padahal disisi lain perusahaan dituntut untuk bisa menghasilkan rancangan dalam waktu cepat dan biaya yang murah.
Dalam merancang perusahaan harus mempertimbangkan beberapa hal :
Pertama, aspirasi atau keinginan pelanggan, oleh karena itu dibutuhkan riset pasar yang memadai.
Kedua, produk yang dirancang harus mencerminkan ketersediaan dan sifat-sifat bahan baku. Dalam praktek SCM modern, melibatkan supplier adalah kunci dalam proses perancangan produk baru.
Ketiga, fasilitas produksi yang akan dimiliki atau dibangun, jadi aspek manufacturability perlu dipertimbangkan.
Keempat, produk yang dirancang harus sedemikian rupa sehinga kegiatan pengiriman mudah dilakukan dan tidak menimbulkan biaya-biaya persediaan yang berlebihan disepanjang suppply chain.
Kelima, aspek lingkungan, dituntut rancangan yang ramah lingkungan dan mudah didaur ulang.

Perancangan dan Pengendalian

Bagian ini bertugas untuk menciptakan koordinasi taktis maupun operasional sehingga kegiatan produksi, pengadaan material, maupun pengiriman produk bisa dilakukan dengan efisien dan tepat waktu.
Koordinasi yang dilakukan tidak hanya di internal tapi dalam supply chain, misal menentukan berapa banyak produk akan diproduksi, informasi tentang data penjualan terakhir di tingkat ritel serta berapa banyak stock produk yang masih mereka miliki adalah penting bagi pabrik.
Bahkan ritel dengan perusahaan saling koordinasi untuk menentukan rencana produksi jangka menengah atau pendek ( P&G, Sara Lee, K-Mart, Warner Lambert)

Produksi

Bagian ini bertugas secara fisik melakukan transformasi dari bahan baku, bahan setengan jadi atau komponen menjadi produk jadi.
Kegiatan produksi dalam konteks SCM tidak harus dilakukan dalam perusahaan.
Banyak perusahaan melakukan outsourcing yaitu memindahkan kegiatan produksi ke pihak subkontraktor, sementara perusahaan konsentrasi ke kegiatan yang menjadi core competency mereka. Contoh perusahaan sepatu Nike.
Dalam kegiatan produksi, konsep lean manufakturing yang mementingkan efisiensi dan agile manufacturing  yang menekankan pada fleksibilitas dan ketangkasan merespon perubahan adalah dua hal yang penting.

Distribusi

Tugas dalam lingkup supply chain adalah mengirim produk tersebut agar sampai di tangan pelanggan pada waktu dan tempat yang tepat.
Aktivitas ini dapat dilakukan sendiri oleh perusahaan atau diserahkan ke perusahaan jasa transportasi.
Dalam cakupan kegiatan distribusi, perusahaan harus merancang jaringan distribusi yang tepat dengan mempertimbangkan aspek biaya, aspek fleksibilitas dan aspek kecepatan respon terhadap pelanggan